Minggu, 22 Maret 2009

KATA HATI

padamu, cinta kutitipkan
Entah sejak kapan.
Hanya perasaan yang tertiggal.
Mimpikah........?
Ditengah tengah kesunyian
Hatiku berdebar debar dan..........
Waktu pun terus berlalu
Pahit rasanya bila mengenang wajahmu............
Apakah cinta seperti itu?
Aku terbuai mimpi hingga terhempas Ke ujung kaki......
Seharusnya aku tau sejak awal Kalau akan sakit begini
Mimpi......................
Aku terbuai mimpi hingga air mataku terasa Jatuh sampai ke relung hati
Saat aku mencoba untuk berpaling
Semakin aku jujur................
yang terlihat hanyalah bayangan dirimu

Seandainya aku dapat bekata jujur
Kaulah yang terindah
Dan kepadamulah cintaku ku titipkan

Kesendirian

Beribu resah menghantuiku
Berjuta damba bersembunyi
Disudut hati yang gelap
Aku terpuruk dalam kesendirian
Mencekap dan gelap
Oh.....sang pujangga rimba
Bunyikanlah ketipung ketipung sayang
Lakukanlah kindung kesetiaan
Biar kuhalau kesendirian ini
Dengan berjuta kenangan yang
Bermakna...........
Dan kesendirianku
Biar terukir dalam sebuah arti
Yang tersembunyi


Rembulanku

Wahai sang rembulan
Apakah kau tau apa yang aku rasakan?
Bila kau tau tersenyumlah padaku
Rembulan.............
Kuingin menggapai dan mendekapmu
Namun apalah dayaku
Dikau begitu jauh disana
hingga tanganku tak sampai tuk menggapaimu
Mengapa rembulanku.....
Mengapa semua seperti ini...
Rembulanku tersenyumlah padaku
Kan kuungkapkan rasa dihatiku
Kuingin kau tau
Kuingin kau juga merasakannya
Dan satu yang slalu aku inginkan
Kuingin selalu menatapmu rembulanku
Disaat aku senang maupun sedih
Ku ingin kaulah yang terlihat.



Untuk Sebuah Persembahan

Saat kaki ini melangkah
Terasa beban menghimpit dada
Tapi untuk sebuah harapan
Ikhlas hati menanggung semua.
Tetesan kata petuah orang tua
Tempat pijk kehidupan dalam
Sadarku.........
Yah............aku selalu sadar bahwa
Tak mungkin dengan segala
Kekuatan dan kelebihanku akan
Mampu membimbingku kearah
Menggapai Sukses
Untukmu dikau Ayah Bunda.....
Melalui Sabdamu kusandarkan
Semua cita, cinta dan harapan ini
Izinkan nanda meraihnya...!!

SABAR
JUJUR
DAN ADIL
ADALAH PERISAI DIRI YANG UTAMA








Rabu, 18 Maret 2009

PUISI PUISI KENANGAN

RINDU

Kenapa mesti ada rindu
Yang slalu meniupkan nafas kegelisahan
Di setiap detik............................
Kubingkai cerminmu
Memantul diseisi halaman anganku
Dalam jarakku..............
Aku mengadu kangen...................
Rindu ini melelehkan egoku
Mengalir lalu membatu
Cintapun memanggil-manggil
Dibalik kaca jendela
Tanpa henti
Aku tersudut
Tak berdaya
Rindu ini...........
Rinta ini...........
Milikku..........
Untukmu...........




Salahkah bila Cinta ini terlalu cepat.....
Melesat............
Menembus gelombang dipantai berpasir
Salahkah bila aku tak kuasa lagi
Menahan gejolak
Untuk merengkuhnya, memeluknya
Dan membawa Cintanya dalam
Mimpi Terindahku............


Sering kita tak sadar
Surga ternyata begitu dekat
Bahkan sangat dekat
Surga itu malam ini memberiku
Kebahagiaan dan Kedamaian
Yang begitu lekat
Surga itu Ku temukan di Matamu
Disenyummu
Pantaskan kalau aku ingin segera
Merngkuhnya, memeluknya
Dalam pertalian jiwa yang suci
Jiwa yang diberkahi yang maha
Punya hati...............




Benarkah Aku jatuh Cinta????
Sebuah pertanyaan yang muncul
Di sore yanga berjalan Merambat
Awan berarak gemulai di hembus
Angin Malu

Bukan apa-apa
Mengapa tiba tiba datang
Rindu yang menggejolak
Saat bertemu denganmu

Padahal baru sekian pekan
Aku mengenalmu
Benarkah Aku jatuh Cinta???
Hatiku berkata Iya..........
Aku jatuh cinta pada pandangan pertama..
Letupan sinar itu membuyarkan
Ketandusan diri
Yang lama tak tersirami






Cinta...........
Memang datang tanpa
Diundang
Pesona hatilah yang bicara
Bicara dengan kedalamannya
Menangkap makna
Sejatinya Diri......

Ldangku kembali dipenuhi
Bunga bunga merah

Mekar diantara tanah Tandus

Aku jatuh Cinta

YA........... PaDaMu................